Thursday, February 16, 2017

Biografi Singkat Nadiem Makrim

Biodata
Nama                                       : Nadiem Makarim
Tempat dan Tanggal Lahir      : Singapura, 4 Juli 1984
Orang tua                                : Nono Anwar Makarim (ayah) Atika Algadrie (ibu)
Pasangan                                 : Franka Franklin (istri, 2014)
Pendidikan                              : Foreign Exchange di London School of Economics
International Relations di Brown University, Amerika Serikat Harvard Business School , Harvard University
Karier                                      : Co Founder & Managing Direktor Zalora Indonesia Chief
Innovation Officer Kartuku Bussiness Consultan , Mckinsey & CompanyFounder & CEO GO-JEK (2011- sekarang)
Biografi


Nadiem Makarim lahir 4 juli 1984. Nadiem merupakan seorang anak dari Nono Anwar Makarim yang berasal dari Pekalongan yang berprofesi sebagai seorang Pengacara dan ibunya bernama Atika Algadrie dari Pasuruan yang bekerja dibidang Non-profit. Nadiem juga memiliki dua saudara perempuan. Diketahui bahwa Nadiem Sekolah Dasar di Jakarta, yang juga merupakan lulusan dari SMA di Singapura, dari SMA ia melanjutkan ke pendidikan tinggi di Brown University, Amerika Serikat mengambil jurusan International Relations. Dan selama satu tahun ia mengikuti Program Foreign Excange di London School of Economics. Dan ia melanjutkan studinya di Harvard Business School, Harvard University dan lulus dengan menyandang gelar Master Business of Administration (MBA). Nadiem diketahui pernah bekerja disebuah perusahaan Mckinsey & Company sebuah konsultan ternaama di Jakarta dan menghabiskan masa selama tiga tahun bekerja disana. Ia juga diketahui pernah bekerja sebagai Co-Founder & Managing Editor di Zalora Indonesia kemudian menjadi Chief Innovation Officer Kartuku.
Nadiem Makarim pendiri GoJek saat ini menjadi CEO PT GoJek Indonesia. Nadiem memposisikan PT GoJek Indonesia merupakan Penyedia jasa transportasi ojek di Indonesia yang berkembang pesat setelah meluncurkan aplikasi di ponsel pada awal 2015. Nadiem Makarim adalah seorang yang cukup setia menggunakan jasa ojek. Nadiem melihat permasalahan utama tukang ojek adalah waktu tidak produktif yang besaar, seperti mangkal dan menunggu penumpang.
Saat di pangkalan ojek, pengemudi ojek harus bergiliran dengan pengemudi ojek lainnya. Disisi lain para pengguna ojek, juga merasa malas untuk berjalan mencari pangkalan ojek. Di kota-kota besar, orang lebih suka menggunakan taxi karena lebih mudah dicari. Berdasarkan riset tersebut, Nadiem mendapatkan ide awal untuk melakukan inovasi bagaimana cara menghubungkan pengendara ojek dengan calon pembelinya. Salah satu solusinya adalah dengan menggunakan ponsel. GoJek dirintis pada tahun 2011 dengan menggunakan sistem yang masih sangat sederhana, yaitu calon penumpang menghubungi melalui telepon, atau kirim sms.
Saat ini Nadiem Makarim pendiri GoJek telah membuktikan prestasi yang luar biasa, setidaknya ada lebih 10 ribu supir ojek yang tergabung dalam GoJek. Salah satu sumber peningkatan yang drastis karena adanya aplikasi berbasiskan Android. Harapan Nadiem Makarim pendiri GoJek adalah, perusahaannya PT. Gojek dapat membantu serta melayani seluruh masyarakat Indonesia dimanapun mereka berada.
Model bisnis yang diterapkan GoJek adalah skema bagi hasil dengan supir ojek. GoJek hanya mengambil bagian 20% dan sisianya 80% adalah bagian pengendara ojek. GoJek memberikan fasilitas kepada supir berupa jaket, helm dan HP Android. Terakhir terdapat pemberitaan GoJek juga memberikan perlindungan asuransi kesehatan dan kecelakaan kepada supir.

Kiat-Kiat Sukses Nadiem Makarim
1.      Selalu inovatif dalam menggunakan teknologi
Hal pertama setelah mendengar kisah Gojek, adalah solusi inovatif dengan menggunakan teknologi. Idenya sangat sederhana hanya mempermudah mempertemukan antara pengemudi ojek dengan calon penumpang. Solusi yang sederhana tersebut ternyata mendapat respons yang positif dari masyarakat dan segera berkembang pesat.
2.      Memiliki kreativitas yang tinggi sehingga menghasilkan breakthrough
Melihat peluang menjadikan faktor utama dalam keberhasilan berwirausaha, dengan ide kreatif yang sebelumnya belum terpikirkan menjadikan tokoh ini menghasilkan omset yang mencapai miliyar rupiah dari terobosan yang dilakukannya.
3.      Membuat kebutuhan baru
Pada awalnya orang tidak mau menggunakan ojek, karena di beberapa kota harga ojek cukup mahal dan permasalahan transaparansi harga. Aplikasi Gojek berusaha menyadarkan pada masyarakat, ada sebuah solusi atas kebutuhan mereka. Moda transportas ojek sebenarnya dapat menjadi solusi, jika dikelola dengan benar.
4.      Membuka lapangan kerja baru dan padat karya.
Terkahir, Gojek buka lapanngan kerja baru yang padat karya. Banyak beberapa orang muda yang awalannya tak mempunyai pendapatan, sekarang ini bisa membuahkan pendapatan yang cukup besar dengan jadi pengemudi gojek.



Jenis-Jenis Usaha yang Digeluti

Nadiem Makarim pernah bekerja di:
  • Pernah bergabung Management Consultant McKinsey & Company.
  • Pernah bergabung Co-Founder dan Managing Editor Zalora Indonesia.
  • Pernah bergabung Chief Innovation Officer Kartuku.
  • Namun sekarang , Nadiem Makarim adalah pendiri dan CEO GO-JEK, sebuah perusahaan penyedia jasa transportasi ojek berbasis applikasi mobile. Ia bersama Michaelangelo Moran mendirikan PT Go-Jek Indonesia pada tahun 2011.

Dengan berbekal banyak pengalaman bekerja, Nadiem selanjutnya memberanikan diri untuk berhenti dari pekerjaannya & mendirikan perusahaan yang sedang tenar yaitu GO-JEK pada tahun 2011. Ide bisnis ini berasal dari pemikiran Nadiem ketika ia berdiskusi dengan tukang ojek langganannya. GO-JEK adalah sebuah perusahaan penyedia jasa transportasi ojek berbasis applikasi mobile. Ia bersama Michaelangelo Moran mendirikan PT Go-Jek Indonesia pada tahun 2011.


By : Irsalina Khaznati T.
Edited by : Badruz Zamanul M.




Search key :
Kiat kiat sukses, wirausahawan sukses, wirausaha, Indonesia, gojek